Newest Post

Dampak IPTEK bagi Kehidupan Manusia

| Minggu, 15 Juni 2014
Baca selengkapnya »


Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau yang sering disebut sebagai IPTEK merupakan sebuah sumber informasi yang dapat memberikan kemudahan kepada manusia dalam meningkatkan pengetahuan di bidang teknologi (Harmoni, 1994). Istilah teknologi berasal dari Techne yang berarti cara dan logos yang berarti pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan tentang cara. Teknologi adalah suatu teknik untuk memproduksi dalam membuat sesuatu yang lebih meningkatkan keterampilan manusia. ada beberapa pendapat mengenai teknologi, pertama Kast dan Rosenweig mengatakan bahwa Technology is the art of utilizing scientific knowledge. Pendapat lain dari Anglin, ia memaparkan bahwa teknologi adalah penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem untuk memecahkan suatu masalah. Lain dengan yang lain tokoh Iskandar Syahbana(1980:1), beliau merumuskan definisi teknologi secara lebih jelas dan lengkap yaitu cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca indera, dan otak manusia. Menurut iskandar manusia telah mengenal teknologi sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Sedangkan menurut Jaques Ellul (1967:1967 xxv) teknologi diartikan sebagai keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia.
Perkembangan teknologi terjadi bila seseorang menggunakan alat dan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. Sebagai contoh dapat dikemukakan pendapat pakar teknologi dunia terhadap pengembangan teknologi.
Menurut B.J. Habiebie (1983: 14) ada delapan wahana transformasi yang menjadi prioritas pengembangan teknologi, terutama teknologi industri, yaitu
1.    Pesawat terbang,
2.   Maritim dan perkapalan,
3.    Alat transportasi,
4.   Elektronika dan komunikasi,
5.    Energi,
6.    Rekayasa ,
7.    Alat-alat dan mesin-mesin pertanian, dan;
8.   Pertahanan dan keamanan.
Perkembangan IPTEK semakin pesat.  Perkembangan teknologi membawa pengaruh yang cukup besar di berbagai bidang, seperti dibidang pendidikan , politik, ideology, ekonomi, sosial, budaya dan bahkan di kehidupan sehari-hari. Kemajuan IPTEK sangat membantu dan mempermudah kehidupan manusia menjadi lebih efektif dan lebih efisien, namun perkembangan teknologi memiliki dampak yang beragam di kehidupan manusia. manusia seolah-olah bergantung sepenuhnya pada teknologi, yang seakan-akan seperti diperalat oleh kemajuan teknologi tersebut.
Secara umum, teknologi dapat diartikan sebagai sebuah proses yang meningkatkan nilai tambah, sebagai suatu produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja, serta sebagai suatu struktur atau sistem dimana proses dan produk tersebut dikembangkan dan digunakan. Kemajuan teknologi yang sejalan dengan kemajuan informasi dan ilmu pengetahuan membuat manusia susah untuk menghindar.
Pembahasan mengenai IPTEK sangat luas cakupan nya, secara khusus pembahasan ini dapat dilihat dari aspek penggunaan internet. Terdapat beberapa dampak positif dan negatif dalam penggunaan internet, diantaranya sebagai berikut :

      §      Dampak  IPTEK di bidang Internet

      A. Dampak Positif
         Tiga dampak positif yang dapat diambil            dari penggunaan internet secara menyeluruh, yaitu :

1.   Internet sebagai lahan informasi, informasi adalah sesuatu yang sifatnya tidak terbatas, dengan adanya internet sebagai lahan informasi dapat mempermudah dan membantu user dan masyarakat luas dalam menambah wawasannya mengenai kehidupan dan perkembangan zaman serta informasi yang dibutuhkan. Dengan adanya internet, manusia juga dapat menambah referensi pengetahuan dari berbagai sumber yang nantinya dapat menghasilkan sebuah pemahaman mengenai sesuatu.

2. Internet sebagai media komunikasi, penggunaan internet sebagai media komunikasi sangat membantu manusia untuk saling berinteraksi dan bersosialisasi dan berkomunikasi walaupun dengan jarak tempat yang jeuh sekalipun. Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, yaitu tidak dapat hidup sendiri. Oleh karena itu dengan adanya kemajuan IPTEK dalam aspek internet telah memenuhi kebutuhan sosial manusia dalam kehidupannya.

  3. Internet sebagai media pertukaran data,  penggunaan ini dapat diakses melalui  layanan e-mail. Dengan menggunakan  layanan ini manusia dapat menukar    beberapa data penting ke tempat jauh  sekalipun melalui media online tanpa  harus mengantarkan data tersebut ke    alamat tersebut. selain itu internet juga  memberikan kemudahan dalam                                                                      melakukan transaksi.
B. Dampak Negatif
Tiga dampak negatif dari penggunaan internet, yaitu :
1.   Kecanduan, adalah suatu tahap kesukaan yang sudah tidak terkontrol lagi. Efek dari kecanduan ini menyebabkan rusaknya mental perilaku pada tiap individu. Kesehariannya hanya dihabiskan dengan berada di balik layar monitor tanpa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar yang lebih nyata.
2.  Penipuan, seiring berjalannya pemanfaatan IPTEK di bidang internet sering sekali terjadi penipuan terutama bagi user yang sering memanfaatkan internet untuk berkomunikasi dan transaksi berbisnis.
3.  Pornografi, pengguna internet tidak hanya dinikmati oleh kalangan pekerja dan orang dewasa saja namun kalangan pelajar dan anak-anak juga menggunakan internet. Penggunaan internet bagi kalangan pelajar dan anak-anak yang tidak dalam pengawasan pihak orang tua sangat berakibat fatal. Karena baik di sengaja ataupun tidak pasti banyak hal-hal yang berbau pornografi yang muncul yang nantinya akan merusak mental dan moral dari kehidupan anak-anak dan pelajar.

§      Dampak IPTEK Dalam Aspek Psikologi Manusia

A. Dampak Positif
Perkembangan teknologi yang semakin maju memiliki dampak baik bagi tiap individu. individu merasa senang karena di beri kemudahan dalam memperoleh informasi dengan mudah, individu akan senang karena dapat berinovasi dengan penemuan–penemuan mereka seperti handphone unik, modifikasi laptop, beberapa kendaran dan juga barang-barang antik,  individu akan lebih termotivasi untuk menciptakan sesuatu yang lebih baru yang nantinya akan memicu individu tersebut untuk  lebih kreatif dengan ciptaan–ciptaan yang dapat membantu kinerja manusia, individu juga memiliki jaringan luas yang memungkinkan seseorang berinteraksi dengan orang lain walaupun dengan jarak tempat yang jauh sekalipun.
B. Dampak Negatif
Ketergantungan, media computer memiliki kualitas atraktif yang dapat merespon segala stimulus yang diberikan oleh pengguna. Sehingga pengguna seakan-akan menemukan dunia barunya. Ketergantungan ini masih bisa diminimalisir dengan pengawasan dari orang tua, dan memperbanyak kegiatan-kegiatan diluar rumah, bermain dengan teman, dan menyibukan diri sehingga kegiatan didepan komputer semakin berkurang. Antisocial Behavior, dapak yang ditimbulkan salah satunya adalah antisocial behavior, keadaan dimana pengguna tidak lagi peduli dengan lingkungan sosialnya pengguna lebih mengutamakan teknologi yang dimilikinya. Pengguna akan menjadi jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, sehingga kemampuan interpersonal dan emosionalnya tidak berkembang secara optimal.

§      Dampak IPTEK Di Bidang Pendidikan

A. Dampak Positif
Perkembangan teknologi juga berpengaruh pada dunia pendidikan. Dengan teknologi pendidikan menjadi lebih mudah. Tidak perlu harus bertatap muka, bertemu dikelas kita pun sudah bisa mendapatkan pendidikan. Banyak di negara-negara maju sudah menerapkan sistem e-learning, jarak dan ruang sudah bukan menjadi suatu masalah dalam sistem e-learning.
E-Learning merupakan satu penggunaan teknologi internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang berlandaskan 3 (tiga) kriteria yaitu :
1.   E-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar atau informasi,
2.  Pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer dengan menggunakan teknologi internet standar, dan ;
3.  Memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran dibalik paradigm pembelajaran tradisional.
Dengan adanya teknologi para pendidik dapat menciptakan suatu proses belajar mengajar yang menarik, mudah dimengerti, dan interaktif. Prestasi peserta didik pun dapat meningkat. Manfaat teknologi terhadap pendidikan sangat banyak dan membantu dalam proses pendidikan. Peserta didik bisa lebih paham terhadap pengetahuan, menjadi salah satu sarana pendukung, dapat mencari informasi sendiri tanpa dari guru, bisa digunakan dalam meningkatan mutu pendidikan dan lain lain. Jadi disini guru bukan menjadi satu-satunya sumber ilmu, karena ilmu ada diberbagai sumber. Internet sangat memiliki ilmu pengetahuan yang banyak. Dengan adanya perkembangan teknologi  terutama dalam penggunaan internet diharapkan para peserta didik dapat lebih mudah mencari sumber pembelajaran, referensi. Karena internet dapat diakses oleh siapapun dan dimanapun.

B. Dampak Negatif

Adapun dampak negatif dari perkembangan IPTEK dalam bidang pendidikan yaitu membuat anak merasa malas dan lupa belajar karena sudah memiliki kecanggihan teknologi, ditambah lagi dengan banyaknya situs-situs permainan game online yang dapat membuat anak jadi kecanduan bermain game ketimbang mengakses informasi-informasi yang dapat menambah wawasan nya. Kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang berepengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah.Tetap harus waspada karena dengan adanyan internet berarti juga ada bahaya. Ketergantungan terhadap internet juga harus diminimalisir. Pengawasan orangtualah yang bisa membuat perkembangan IPTEK menjadi sangat bemanfaat.
Dalam perkempangannya IPTEK memiliki dampak yang positif untuk menunjang kehidupan manusia sehari-hari, baik dalam pemenuhan kebutuhan, komunikasi, informasi, dan masih banyak lagi. Tapi tidak dapat dipungkiri bahwa banyak pula dampak negative yang ditimbulakan IPTEK, terutama dalam perkembangan mental dan kepribadian anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa. Semua hal yang baik dapat kita ambil dan menafaatkan, namun kita tidak dapat menahan hal yang buruk itu berkembang. Yang dapat kita lakukan hanya berusaha memilih dan menggunakan IPTEK dengan sebijak dan sebaik mungkin.


DAFTAR PUSTAKA

Harmoni, A. (1994). Pengantar Ilmu Alamiah Dasar (IAD). Jakarta: Penerbit Gunadarma.
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/perkembangan-teknologi-bagi-kehidupan-manusia-perkembangan-teknologi-bagi-kehidupan-manusia/
http://laduniii.blogspot.com/2014/05/dampak-iptek-dikehidupan-manusia.html
http://lydialupita.wordpress.com/2013/04/27/dampak-perkembangan-iptek-terhadap-kehidupan-manusia-dalam-kehidupan-sosial/
http://widyaanissawiranti.blogspot.com/2014/06/dampak-iptek-terhadap-kehidupan-manusia.html
http://dodowindha.blogspot.com/2013/04/dampak-perkembangan-iptek-terhadap.html
http://news.liputan6.com/read/553984/pengaruh-perkembangan-teknologi-dalam-kehidupan-manusia

HUBUNGAN EKOLOGI DENGAN PSIKOLOGI

| Rabu, 28 Mei 2014
Baca selengkapnya »
Ekologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang hubungan makhluk hidup dengan habitatnya. Pada dasarnya makhluk hidup tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan dari yang lainnya. Maka dari itulah manusia disebut sebagai makhluk hidup yang saling bergantung pada makhluk lainnya atau pada habitatnya. Hubungan antara makhluk hidup dengan makhluk lain atau dengan habitatnya disebut dengan interaksi yang dapat bersifat predasi, parasitisme, komensalisme dan mutualisme.

Odum (1993) menyatakan bahwa ekologi adalah studi tentang struktur dan fungsi ekosistem atau alam dan manusia sebagai bagian di dalamnya. Fungsi ekosistem menunjukkan hubungan sebab akibat yang terjadi secara keseluruhan antar komponen dalam sistem. Hal ini jelas membuktikan bahwa ekologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari seluruh pola hubungan yang ada di sekitarnya. Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembapan, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.

Kata ekologi berasal dari bahasa Yunani yaitu Oikos yang artinya habitat dan logos yang berarti ilmu. Secara umum ilmu ekologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara organisme (makhluk hidup) dengan kondisi alam sekitarnya (lingkungan) dan yang lainnya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834–1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungan.

Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an. Akan tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar tehadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di lingkungan sekitarnya.

Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik terdiri dari suhu, air, kelembapan, cahaya dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.

Para ahli ekologi mempelajari makhluk hidup dalam lingkungan alamiah nya, serta melakukan penelitian di laboratorium serta berbagai percobaan. Penelitian yang dilakukan dalam kerja lapangan adala mengumpulkan semua informasi yang ada mengenai suatu spesies tertentu, seperti jumlah populasi, jenis makanan, bentuk, ukuran dan perilakunya.

Psikologi berasal dari bahasa Yunani yaitu psyche yang berarti jiwa dan logos yang berarti ilmu. Jadi secara umum psikologi diartikan  ilmu tentang jiwa. Beberapa para ahli mengemukakan pendapat tentang psikologi, diantaranya Muhibbin Syah (2001), mengatakan psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok terhadap hubungannya dengan lingkungan sekitar. Tingkah laku terbuka berupa psikomotor (duduk, berjalan, berbicara) sedangkan tingkah laku tertutup (berpikir, berkeyakinan, berperasaan). Ada pendapat lain yang dikemukakan oleh Dakir (1993), beliau menjelaskan bahwa ilmu psikologi membahas tentang tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.

Pendapat lain tertera dalam Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13 (1990), menjelaskan psikologi adalah studi tentang perilaku manusia dan binatang, baik yang dapat dilihat maupun yang tak dapat dilihat secara langsung.

Dalam pembahasan ini bidang studi psikologi lingkungan lah yang berhubungan erat dengan ilmu ekologi. Heimstra dan Mc Farling mendefinisikan psikologi lingkungan adalah bidang studi yang memperhatikan dan mempelajari hubungan antar perilaku manusia dengan lingkungan fisik. Dan menurut tokoh lain yaitu Carter dan Craik mengatakan bahwa psikologi lingkungan adalah area psikologi yang melakukan konjungsi dan analisis tentang hubungan antara pengalaman dan tindakan-tindakan yang berhubungan dengan ligkunganssiofisik. Sedangkan Emery dan Tryst melihat bahwa hubungan antara manusia dengan lingkungan terjadi ketergantungan satu sama lain. Hal ini hampir sama dengan pendapat Giffor, yaitu manusia mempengaruhi manusia, demikian pula sebaliknya.

Dari pemaparan diatas dapat diketahui bahwa psikologi merupakan ilmu tentang tingkah laku. Pada hakekatnya tingkah laku manusia sangat luas, semua yang dialami dan dilakukan manusia merupakan tingkah laku. Semenjak bangun tidur sampai tidur kembali manusia dipenuhi oleh berbagai tingkah laku. Dengan demikian objek ilmu psikologi sangat luas.

Ilmu ekologi lambat laun semakin berkembang secara berangsur- angsur. perkembangan ini semakin terlihat bahwa ekologi mempunyai hubungan dengan ilmu-ilmu lainnya. Hubungan ini berguna untuk memahami ruang lingkup dan sangkut-pautnya dengan ekologi. Sesuatu persoalan harus dipandang dari sudut ilmu pengetahuan lainnya tidak hanya dalam ruang lingkup satu bidang ilmu pengetahuan saja. Untuk mengetahui hubungan antara organisme dan lingkungan, semua bidang ilmu yang menerangkan tentang komponen-komponen makhluk hidup dan lingkungan itu sangat diperlukan. Jika berbicara mengenai pencemaran hutan, perkembangan penduduk, masalah makanan, penggunaan energi, kenaikan suhu bumi karena efek dari rumah kaca atau pemanasan global, ozon berlubang dan lainnya, ini berarti juga harus berbicara mengenai ilmu fisika, pertanian, kehutanan ilmu gizi, klimatologi dan lainnya. Boleh dikatakan bahwa semakin hari semakin terasa hubungan ekologi dengan hampir semua bidang ilmu yang ada. Hal ini menandakan semakin terasa bahwa semua orang harus memahami ekologi.

Hubungan antara Ekologi dengan ilmu jiwa atau psikologi sangat berhubungan terutama pada bidang ilmu psikologi lingkungan. Psikologi lingkungan adalah ilmu kejiwaan yang mempelajari perilaku manusia berdasarkan pengaruh lingkungannya, baik lingkungan sosial, dan lingkungan alam. Jadi dapat ditarik kesimpulan hubungan antara ilmu ekologi dan ilmu psikologi lingkungan sudah sangat jelas. Hal ini dapat dilihat dimana psikologi lingkungan mempelajari perilaku manusia berdasarkan lingkungannya. Sebagai contoh ketika terjadi bencana alam seperti bencana banjir yang merusak ekosistem tentu saja ada perubahan perilaku manusia atau yang menjadi korban, bisa saja terjadi trauma akibat banjir yang terjadi.

Dari paparan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat keterkaitan satu sama lain antara ekologi dan psikologi terutama bidang studi psikologi lingkungan sangat erat kaitannya. Perkembangan ilmu ekologi yang lambat laun semakin berkembang secara berangsur- angsur semakin terlihat bahwa ekologi mempunyai hubungan dengan ilmu-ilmu lainnya. Hubungan ini berguna untuk memahami ruang lingkup dan sangkut-pautnya dengan ekologi. Sesuatu persoalan harus dipandang dari sudut ilmu pengetahuan lainnya tidak hanya dalam ruang lingkup satu bidang ilmu pengetahuan saja. Untuk mengetahui hubungan antara organisme dan lingkungan, semua bidang ilmu yang menerangkan tentang komponen-komponen makhluk hidup dan lingkungan itu sangat diperlukan. Jika berbicara mengenai pencemaran hutan, perkembangan penduduk, masalah makanan, penggunaan energi, kenaikan suhu bumi karena efek dari rumah kaca atau pemanasan global, ozon berlubang dan lainnya, ini berarti juga harus berbicara mengenai ilmu fisika, pertanian, kehutanan ilmu gizi, klimatologi dan lainnya. Boleh dikatakan bahwa semakin hari semakin terasa hubungan ekologi dengan hampir semua bidang ilmu yang ada. Hal ini menandakan semakin terasa bahwa semua orang harus memahami ekologi.




http://kasriani.wordpress.com/2011/02/14/makalah-ekologi/



HUBUNGAN ANTARA MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR DENGAN PSIKOLOGI

| Senin, 21 April 2014
Baca selengkapnya »

          Banyak kita melihat masih banyak kurangnya pengetahuan yang luas mengenai pemahaman arti dari Ilmu Matematika, Ilmu Alamiah Dasar dan Ilmu Psikologi serta pemahaman tentang hubungan antara matematika dan Ilmu Alamiah Dasar dengan Psikologi. Banyak pemahaman yang berpandangan bahwa matematika hanyalah ilmu pasti yang mempelajari bagaimana cara memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan perhitungan angka-angka sedangkan psikologi hanya mempelajari seputar tentang sosial. Padahal kalau kita pelajari lebih mendalam, matematika itu tidak hanya berhubungan dengan angka-angka saja tetapi, matematika juga mempelajari tentang logika yang pada dasarnya secara alamiah logika sudah ada sejak manusia itu dilahirkan. Logika alamiah yang ada pada manusia adalah kinerja akal budi manusia yang berpikir secara tepat dan lurus sebelum dipengaruhi oleh keinginan-keinginan dan kecenderungan yang subyektif. Oleh sebab itu, logika dapat mempengaruhi suatu tingkah laku manusia itu sendiri. Hal inilah yang menunjukkan bahwa matematika sanga berhubungan dengan ilmu Psikologi.


          Begitu juga halnya dengan Ilmu alamiah Dasar, banyak bidang studi yang merupakan unsur-unsur dari Ilmu Alamiah Dasar yang memiliki keterkaitan yang sangat erat seperti Ilmu Antropologi, Sosiologi, Biologi dan masih banyak lagi. Dalam hal ini setiap bidang studi itu membahasa konsep utama yang berhubungan erat dengan psikologi. Contohny apada ilmu biologi, dalam ilmu ini mempelajari tentang struktur-struktur ataupun keadaan jasmani manusia baik dari luar maupun dari dalam. Tentunya hal ini diperlukan dalam ilmu psikologi untuk mengetahui penyebab atau gejala-gejala yang dialami seseorang apalagi yang biasanya berhubungan dengan terganggu nya psikis seseorang.

          Ilmu matematika dikenal dengan ilmu yang tidak pernah lepas dari hitung-hitungan yang terdiri dari rentetan angka-angka atau yang biasa disebut dengan ilmu pasti. Kata Matematika berasal dari bahasa Yunani μαθηματικά – mathēmatiká yang berarti studi tentang besaran, ruang, angka dan perubahan. Ada beberapa para ahli yang mengemukakan opininya mengenai pengertian matematika, salah satunya adalah Johnson dan Rising (1972), dalam bukunya Ia mengatakan bahwa matematika adalah pola pikir, pola mengorganisasikan, pembuktian yang logika. Dalam bukunya juga dijlaskan matematika merupakan bahasa yang menggunakan istilah yang didefinisikan dengan cermat, jelas, dan akurat, dan dalam kesehariannya penggunaan dalam matematika lebih berupa bahasa simbol mengenai ide dari pada bunyi.

      Ada pula pendapat tokoh lain tentang matematika, yaitu A. Dadi Permana, beliau mengemukakan pendapatnya bahwa matematika adalah ilmu yang dapat digunakan sebagai alat bantu memecahkan masalah dalam berbagai bidang ilmu, seperti : ekonomi, akuntansi, astronomi, geografi dan antropologi. Opini lain disampaikan oleh Reys, dkk. (1984), “ia mengatakan bahwa matematika adalah telaah tentang pola dan hubungan, su atu jalan atau pola pikir, konsisten, inovatif dan kreatif.”

         Dari pemaparan ketiga tokoh mengenai definisi matematika dapa ditarik kesimpulan bahwa ciri utama ilmu bidang matematika adalah disiplin berpikir secara logis, konsisten, inovatif dan kreatif dalam memecahkan permasalahan yang ada yang berhubungan dengan susunan, ruang, bentuk besaran dan konsep-konsep yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya.

          Ilmu alamiah dasar (natural science), ilmu pengetahuan yang mengkaji gejala-gejala alam semesta termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuklah konsep dan prinsip. Konsep yang dipelajari dalam ilmu alamiah dasar konsep hukum-hukum alam, baik tentang manusia tumbuhan maupun hewan. Ilmu Alamiah Dasar juga merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep dasar alam dalam bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi.

         Psikologi berasal dari bahasa yunani yaitu psyche yang berarti jiwa dan logos yang berarti ilmu. Jadi secara umum psikologi diartikan ilmu tentang jiwa. Beberapa para ahli mengemukakan pendapat tentang psikologi, diantaranya Muhibbin Syah (2001), mengatakan psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok terhadap hubungannya dengan lingkungan sekitar. Tingkah laku terbuka berupa psikomotor (duduk, berjalan, berbicara) sedangkan tingkah laku tertutup (berpikir, berkeyakinan, berperasaan).

         Pendapat lain tertera dalam Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13 (1990), menjelaskan psikologi adalah studi tentang perilaku manusia dan binatang, baik yang dapat dilihat maupun yang tak dapat dilihat secara langsung.

Hubungan antara Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar dengan Psikologi

          Hubungan antara matematika dengan ilmu jiwa atau psikologi saling keterkaitan. Dipandang dari sudut penghitungan hasil dari Tes IQ, dalam ilmu psikologi bisa menggunakan teori statistika yang digunakan untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pola pikir dengan cara menghitung distribusi frekuensi kelompok dengan ukuran tendensi sentral dan letak nilai. Dan yang perlu kita ketahui antara hubungan matematika dan psikologi bahwa matematika membentuk pola pikir kritis, kreatif, inovatos, dan mandiri serta mampu menyelesaikan masalah secara tepat dan dapat ditanggung jawab kan.

          Ada beberapa materi yang dapat dikatakan berhubungan dengan psikologi, seperti Peluang dan himpunan. Pembahasan mengenai himpunan, dalam matematika himpunan adalah kumpulan unsur-unsur yang dipaparkan dengan jelas, dan penulisan himpunan diberi tanda kurung kurawal. Unsur-unsur yang terdapat didalam himpunan biasa disebut anggota atau elemen.

Contoh : à {............................}
Di dalam himpunan terdapat beberapa cabang himpunan sepeerti Himpunan yang Sama, Himpunan Bagian, Himpunan Semesta, Diagram Venn, Gabungan Himpunan, dan Irisan Himpunan. Pengambilan contoh yang mudah untuk dipahami dalam hubungan Matematika dan Psikologi adalah Irisan Himpunan.

Contoh :
Dalam matematika à A = {2,3,5,6,9}
B = {3,5,2,9}
Jadi, A B = {2,3,5,9}
Dalam psikologi à Orang ke-1 = {periang, egois, manaj, cerdas}
Orang ke-2 = {mandiri, cerdas, egois, sok tau, manja}
Jadi, Orang ke-1 Orang ke-2 = {cerdas, egois, Manja}

         Dari kedua bentuk himpunan, dapat ditarik kesimpulan hasil irisan nya diambil dari kesamaan yang terdapat dalam kedua anggota atau elemen pada kedua bentuk himpunan tersebut. Dalam hubungannya dengan ilmu psikologi pada bentuk himpunan yang kedua didapat bahwa matematika dapat digunakan dalam mengklasifikasikan sifat-sifat manusia yang dipelajarai dalam Psikologi. Walaupun dalam kenyataannya terdapat perbedaan yang sangat jelas antara matematika dan psikologi, yaitu matematika adalah ilmu pasti dan psikologi adalah ilmu sosial. Namun dalam hal ini sudah dapat dibuktikan bahwa ilmu pasti atau matematikan dapat di aplikasikan ke ilmu psikologi dalam konteks kehidupan sehari-hari.
         
      Hubungan Ilmu Alamiah Dasar dengan Psikologi sangat erat. Contohnya antropologi dengan psikologi. Dalam hal ini kita mempelajari perilaku manusia dari peradaban yang berbeda-beda dari suku-suku yang banyak di /indonesia lalu Psikologi. Lalu peran sosiologi dengan psikologi, daam bahasan ini Sosiologi dan ilmu Psikologi membahas tentang masyarakat luas dan interaksinya dalam masyarakat luas. Adapula contoh bidang studi lain yaitu biologi dengan Psikologi. Biologi adalah ilmmu yang mempelajari tentang makhluk hidup baik manusia, hewan serta tumbuhan. Hal yan terkait dalam ilmu psikologi yaitu pada biologi membahas tentang struktur-struktur ataupun keadaan jasmani manusia baik dari luar maupun dari dalam. Tentunya hal ini diperlukan dalam ilmu psikologi untuk mengetahui penyebab atau gejala-gejala yang dialami seseorang apalagi yang biasanya berhubungan dengan terganggu nya psikis seseorang.

            Pembahasan dalam bidang studi Ilmu Alamiah Dasar berfokus pada mengenali dan mencari tahu tentang kejadian-kejadian yang ada di semesta termasuk bumi dan seisinya. Konsep utama bidang studi ini adalah mendalami tentang dasar-dasar ataupun karakteristik manusia. Hal ini yang merupakan keterkaitannya dengan ilmu psikologi, karena pada dasarnya ilmu psikologi adalah ilmi yang membahas pola ataupun karakteristik tentang manusia.


 DAFTAR PUSTAKA 
http://hestipurwaningsih94.blogspot.com/2013/04/definisi-dan-tujuan-ilmu-alamiah-dasar.html
http://wardatuladawiyah.wordpress.com/2013/06/26/hubungan-antara-ilmu-alamiah-dasar-dengan-ilmu-psikologi/
http://dinarputri24.wordpress.com/2013/04/05/hubungan-psikologi-dengan-matematika-dan-iad/
http://fransiska-significatodiunnome.blogspot.com/2011/02/hubungan-psikologi-dan-matematika.html


HUBUNGAN ANTARA MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR DENGAN PSIKOLOGI

Posted by : Maharanisme
Date :Senin, 21 April 2014
With 0komentar
Next → ← Prev
▲Top▲